---Lewat Detik---


Aku merenung,......
Saat ibu marah,Kutukpun terasa dekat
Ada gelora yang paling besar
Saat cacat jiwa ini, tangan remukpun jadi soal
Ada pahit yg tersimpan
Ketika itu aku seolah buta
Tau apa itu merah
Tapi putihlah yg ku tulis
Bukan, bukan buta
Tapi bebal
Sampai aku tahu batang hidupku,
Suatu malam
Ada senandung
Aku mengerti bahasa itu,
Tapi aku tak paham bila setiap katanya
Perlahan mengunci rapat mulutku
Disana bathin dan memori terjaga
Menggores Isyarat Klasik :
"HIDUPKU TAKKAN LAMA"

0 Response to "---Lewat Detik---"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel